Cari Dokter

Pan Medik, Layanan Baru RSUD Batara Siang

Rumah Sakit Batara Siang meluncurkan layanan baru. Peluncuran layanan baru ini dilakukan langsung oleh wakil Bupati Pangkep Syahban Sammna didampingi oleh direktur RS Batara Siang, dr Annas Ahmad di halaman RS Batara Siang, Selasa(25/2/2020).

“Hari ini kita melaksanakan peluncuran program layanan oleh Rumah Sakit Batara Siang. Layanan ini untuk membantu pasien dalam hal layanan obat,”katanya.

Layanan ini lanjut Wabup, adalah yang pertama di Indonesia. Tujuannya untuk membantu masyarakat dalam mempercepat layanan.

“Melalui layanan ini, masyarakat tidak perlu lagi antri di depan loket. Tapi ada layanan yang mengantarkan obat untuk pasien,”tambahnya.

Lebih jauh dikatakannya, layanan ini patut mendapat apresiasi. Layanan ini adalah yang pertama kali ada di Indonesia.

“Ini yang pertama kali ada di Indonesia, patut diapresiasi. Kita berharap, dengan aplikasi ini semakin meningkatkan layanan kepada masyarakat. Ini sekaligus menjadi kado ulang tahun bagi Pangkep,”jelasnya.

Sementara itu, Direktur RSBS, dr Annas Ahmad menjelaskan, layanan yang diluncurkan ini adalah program Pan Medik.

Program Pan Medik ini kerjasama antara RSBS dengan Pantar(Pangkep Antar), bertujuan untuk meretas antrian dan penumpukan pasien di apotik RSBS.

“Namanya Pan Medik, Program antar obat pasien. Pasien hanya menyerahkan resep di apotik, kemudian mendaftar bahwa akan menggunakan Pantar. Jadi, pasien setelah menyerahkan resep, sudah bisa pulang dan obatnya bisa diambil melalui aplikasi Pantar,”jelasnya.

Setelah diluncurkan, pihak RSBS terlebih dahulu akan melakukan sosialisasi. Efektif berjalan pada 2 Maret 2020.

Sementara itu CEO Pantar, Rustam mengatakan, untuk kerjasama program ini. Pasien yang ingin menggunakannya terlebih dahulu harus mengunduh aplikasi Pantar.

Meski tetap berbayar jika menggunakan jasa layanan ini, namun ada harga spesial yang diberikan oleh Pantar.

“Harga spesial, setengah dari harga normal,”katanya.



Sumber : https://beritapangkep.com/pan-medik-layanan-baru-rsud-batara-siang/5422/

0 Komentar